Sejarah MTs Al-Burhan

MTs Al-Burhan adalah lembaga pendidikan Islam di bawah naungan

Al-Quran dan MTs Al-Burhan Watulimo

Tidak diragukan lagi bahwa Al-Qur’an memiliki banyak keutamaan dan keistimewaan dan diantara keutamaannya

Asiknya Outbound Mts Al Burhan Watulimo di Pantai Mutiara

Dalam rangka pembentukan karakter serta memupuk kedekataan dan kerja sama antar santri.

MABIT, Al Quran Camp 1 Mts Al Burhan Watulimo

Kegiatan MABIT Mts Al Burhan Watulimo yang dilaksanakan pada tanggal 24-25 Maret 2018 berjalan begitu hikmat. Peserta pada kesempatan kali

Ekstrakulikuler di Mts Al-Burhan Watulimo

Dalam rangka membentuk karakter tangguh pada santri Mts Al Burhan Watulimo dan kemampuan untuk menjaga diri maka Mts Al Burhan Watulimo

Senin, 28 Januari 2019

Fakta tentang MTs Al-Burhan , Ini yang di katakan Alumni!!!!



Mts Al-Burhan adalah salah satu sekolah  swasta  yang berada di daerah Watulimo tepatnya di Desa Margomulyo RT 17 RW 06. Sekolah ini mungkin terlihat asing dikalangan masayarakat karena memang tempatnya berada di antara perumahan warga Desa Margomulyo.
Saya sebagai alumni tau betul seluk beluk sekolah yang sangat saya cintai ini , sebenarnya waktu 3 tahun menimba ilmu di sana terasa cukup singkat karena nikmatnya sekolah di sana.
Saya berani katakan bahwa sekolah di Mts Al - Burhan adalah sekolah yang paling enak dan termurahhhh . Karena apa ??? Sebagai alumni saya sudah merasakan bagaimana pengalaman saya di sana. Diantaranya Seragam gratis , subsidi buku hanya membayar 50% saja , kemudian disediakan  fasilitas" seperti mobil antar jemput,Lab Komputer  yang pengadaanya tanpa membebani walimurid. Kita hanya membayar kebutuhan kita sendiri .
Dan Mewahnya lagi ketika kita bisa meraih prestasi , Ada hadiah kepada kita dari Kepala Madrasah bapak Miftaku Rohman. Kurang enak apa lagi ?? Toh sekolah itu sama hanya diri kita yang membedakan sukses tidaknya kita .
Mts Al-burhan bukan tempat untuk siswa buangan ,akan tetapi Mts Al Burhan adalah tempat dimana madrasah bisa membantu siswa siswinya agar memiliki akhlakul karimah . Pesan dari salah satu alumni  jika ada murid yang hanya melampiaskan dirinya disitu lebih baik tidak usah, karena lebih baik kehilangan satu siswa dari pada mempertahankan satu siswa bisa mencemarkan nama sekolah.

Minggu, 07 Oktober 2018

Lomba Puisi dalam Exposisi Kec.Watulimo


Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 73 tahun, MTs Al Burhan Watulimo mengirimkan santrinya untuk mengikuti lomba puisi yang di selenggarakan dalam eksposisi kecamatan Watulimo. Mts Al Burhan mengirim 2 santriwan dan n2 santriwati dalam acara ini peserta diwajibkan membacakan puisi dengan menggunakan bahasa jawa dan juga berpakaian adat jawa. Syukur Alhamdulilah salah satu santriwan atas nama Ali Mahmudi mendapatkan juara ke 3 pada lomba tersebut.Semoga manjadi pengalaman yang baik dan bisa lebih baik lagi kedepan.

Jumat, 27 Juli 2018

Out Bond Pantai Gemah Tulungagung


Setelah mengikuti masa ta'aruf santri madrasah selama tiga hari santri Mts Al-Burhan Watulimo di ajak untuk refresing sekaligus outbond ke Pantai Gemah Tulungagung. Kegiatan ini selain di ikuti santri baru kelas 7 juga di ikuti santri kelas 8 dan 9 agar para santri bisa akrab dengan kakak kelasnya.

Tilawah Pagi sebelum Pembelajaran


Sebagai upaya kongkrit Mts Al Burhan Watulimo untuk mendidik santrinya agar bisa membaca Al-Quran dengan baik. Maka Mts- Burhan mewajibkan santrinya untuk mengikuti kelas tilawah tiap pagi sebelum pelajaran di mulai.

Lomba Atletik Se-Kab Trenggalek


Dalam rangka Peringatan Kemerdekaan Indonesia Dinas Pemuda dan Olahraga mengadakan lomba-lomba olahraga baik perorangan maupun kelompok. Untuk perorangan santri Mts Al-Burhan mengikuti salah satu cabang olahraga yaitu atletik yang di dalamnya terdiri dari lari 100 meter, tolak peluru dan lompat jauh.Keikutsertaan Mts Al Burhan kali ini selain sebagai bentuk peranserta Al-Burhan untuk memeriahkan HUT RI juga sebagai ajang seleksi atlet.Pada perhelatan kali ini Mts Al-Burhan mampu menembus babak final pada lomba lari atas nama M.Syafrizal pada putra dan Vivi Rohmawati pada putri sayang pada saat final karena cidera pada kaki keduanya belum bisa meraih juara. Semoga tahun depan bisa lebih baik lagi.